Re-view Jurnal PARADIGMA ADMINISTRASI PUBLIK SEBAGAI LANDASAN TEORI ADMINISTRASI PENDIDIKAN
PARADIGMA
ADMINISTRASI PUBLIK SEBAGAI LANDASAN
TEORI ADMINISTRASI PENDIDIKAN
KELOMPOK 4
Prita Amanda 117090016
Endah Septiana 117090017
Gilang Galang Gemilang 117090018
Herlawati 117090019
Mochamad Fajar Risky 117090028
Kelas : AN 1 A/ SEMESTER 2
Review:
Keberadaan
administrasi Pendidikan sebagai disiplin ilmu tidak bias dipisahkan dengan membahas
Administrasi Publik. Dengan demikian, baik tidaknya kualitas dalam administrasi
pendidikan tergantung pada kemampuan semua yang terlibat dalam sistem yang ada dalam
lembaga pendidikan dalam memenuhi harapan yang dilayani yakni, peserta didik,
mahasiswa, wali peserta didik secara konsisten. Jadi , Administrasi Pendidikan sebagai
disiplin ilmu tidak bisa dipisahkan dengan membahas Administrasi Publik.2 Fokus
ilmu administrasi Negara dari yang sebelumnya berfokus pada birokrasi pemerintah
menjadi berfokus pada organisasi publik, yaitu birokrasi pemerintah, dan juga organisasi
organisasi non pemerintah yang terlibat menjalankan
fungsi pemerintahan, baik dalam hal penyelenggara pelayanan publik, pembangunan
ekonomi social maupun biang pelayanan yang lain.
Menurut
Moenir3 pengertian pelayanan umum adalah setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh
pihak lain yang ditujukan memenuhi kepentingan orang banyak.‛ Jika kita melihat
definisi di atas, maka seorang guru yang memberikan pelayanan kepada murid,
seorang dosen yang memberikan pelayanan kepada mahasiswa, seoarang kepala sekolah
sebagai administrator sekaligus sebagai supervisor kepada para guru, para staf administrasi
kesiswaan, administrasi kurikulum dan pengajaran, administrasi personalia,
administrasi sarana dan prasarana, administrasi keuangan.
Selanjutnya
Munir4 menjelaskan bahwa pelayanan adalah suatu proses pemenuhan kebutuhan melalui
aktifitas orang lain yang dilakukan secara langsung. Pelayanan itu timbul karena
ada factor penyebab yang bersifat ideal mendasar dan bersifat material.
Dalam
rangka memberikan pelayanan terbaik dalam bidang pendidik, pemerintah telah menetapkan
empat kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang pendidik. Oleh karena itu
governance sangat diperlukan yakni budaya
baru untuk administrasi publik, dapat juga disebut memanusiakan administrasi publik.
Empat dasar penting yang mendoronga dan kebutuhan Human Governance ini antara lain, (1)Inginmenciptakantatananpelayanan yang
lebihbaik
(2)
Lebihbanyak investment di bidanginformasidanteknologi (3) Menempatkanregulasi
yang lebihbaik. (4) Manajemenpelatihan yang sumberdayamanusia yang
lebihterbukadanjujur .
Kualitas Pelayanan Administrasi
Pendidikan
Agar
bisa memberikan pelayanan terbaik, hendaknya semua yang terlibat dalam system sebuah
lembaga pendidikan bisa melakukan pekerjaan sesuai dengan tugas fungsi dan tanggung
jawab masing- masing. Citra kualitas pelayanan yang baik bukanlah berdasarkan pada
sudut pandang ataupun persepsi penyedia lagi atau lembaga pendidikan, melainkan
pada persepsi dan sudut pandang masyarakat yang dilayani dibidang pendidikan.
Dalam hal ini peserta didik, mahasiswa atau wali peserta didik.
Kondisi
kualitas pelayanan pendidikan yang belum optimal dapat ditingkatkan dengan salah
satu upaya pengembangan pegawai sebagaimana diungkapkan oleh Edward menyatakan
‚pengembangan pegawai menjadi salah satu faktor di dalam meningkatkan pelayanan
yang lebih baik dari karyawan kepada pelanggan
Karena memberikan pelayanan yang berkualitas. Dengan demikian, baik tidaknya kualitas
dalam administrasi pendidikan tergantung pada kemampuan semua yang terlibat dalam
sistem yang ada dalam lembaga pendidikan dalam memenuhi harapan yang dilayani yakni,
peserta didik, mahasiswa, wali peserta didik secara konsisten.
Prinsip Good Governance
Lembaga
Admistrasi Negara good governance sebagai penyelenggaraan pemerintah Negara
yang solid dan bertanggung jawab serta effisien dan efektif, yaitu dengan menjaga
kesinergisan interaksi konstruktif diantara domain-domain Negara, sector swasta
dan masyarakat. Prinsip- prinsip good governance yaitu (a) mengikut sertakan semua
transparansi (b) bertanggung jawab (c) efektif dan efesien (d) menjamin adanya
supremasi hukum (e) menjamin bahwa prioritas- prioritas politik social dane konomi
didasarkan pada consensus mastarakat, (f) memperhatikan kepentingan mereka yang
miskin danlemah dalam proses pengambilan keputusan menyangkut alokasi sumber daya
pembangunan.
AdministrasiPendidikan Dan
PelayananPublik
Kenyataan
yang selama ini dijumpai adalah pelayanan yang kurang memuaskan disebabkan jauh dari
criteria prinsip pelayanan public sebuah peneliti: Governance and
Decentralization, mengemukakan bahwa beberapa indikasi adanya pelayanan yang
masih jauh dari kualitas yang baik adalah:
a.
Belum adanya prinsip keadilan dan persyaratan dalam praktek pelayanan publik
b. Rendahnya respon pemerintah dalam menanggapi
kebijakan masyarakat
c.
Rendahnya effisiensi dan effektifitas pelayanan yang ditandai oleh adanya pelayanan
yang lambat, tidak cepat, tidak tepat waktu dan masih adanya biaya tambahan diluar
biaya yang sebelumnya.
d. Masih adanya budaya rentebirokrasi dimana sering
terjadi praktek suap dan pertanyaan yang kadang- kadang melebihi kepentingan dasar.
Penutup
Memberikan
pelayanan terbaik dalama dministrasi Pendidikan adalah merupakan bagian dari Pelayanan
terbaik Administrasi Publik. Pelembagaan kemampuan administrasi untuk mencapai tujauan
bersama atau kolektif adalah merupakan pilar fundamental administrasi pendidikan.
Dalam kontek sinilah, keberadannya menjadi sangat subtansial dalam pendidikan.
Komentar
Posting Komentar